
Soal 1:
Jelaskan
apa yang dimaksud dgn ekositem? Rincikan ekosistem apa saja yang ada dibumi dan
disekitar anda…lengkapi dgn gambar!
Jawab:
a.
Pengertian ekosistem pertama kali dikemukakan
oleh seorang ahli ekologi berkebangsaan Inggris bernama A.G. Tansley pada tahun 1935,
walaupun konsep itu bukan merupakan konsep yang baru. Sebelum akhir tahun
1800-an, pernyataan-pernyataan resmi tentang istilah dan konsep yang berkaitan
dengan ekosistem mulai terbit cukup menarik dalam literatur-literatur ekologi di Amerika, Eropa, dan
Rusia (Odum, 1993).
Ekosistem adalah
suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan
antara mahluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu
tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan
hidup yang saling mempengaruhi.
Ekosistem adalah tatanan dari satuan unsur-unsur lingkungan
hidup dan
kehidupan (biotik maupun abiotik) secara utuh dan menyeluruh, yang saling
mempengaruhi dan saling tergantung satu dengan yang lainnya. Ekosistem
mengandung keanekaragaman jenis dalam suatu komunitas dengan lingkungannya yang berfungsi sebagai
suatu satuan interaksi kehidupan dalam alam (Dephut, 1997).
Ekosistem,
yaitu tatanan kesatuan secara kompleks di dalamnya terdapat habitat, tumbuhan,
dan binatang yang dipertimbangkan sebagai unit kesatuan secara utuh, sehingga
semuanya akan menjadi bagian mata rantai siklus materi dan aliran energi (Woodbury, 1954 dalam Setiadi, 1983).
b.
Ekosistem yang ada dibumi
:
·
Ekosistem
Gurun
Gurun terdapat
di daerah tropik yang berbatasan dengan padang rumput. Ciri-ciri ekosistem
gurun adalah gersang dan curah hujan rendah (25 cm/tahun). Perbedaan suhu
antara siang dan malam sangat besar. Tumbuhan semusim yang digurun berukuran
nan berukuran kecil. Selain itu, di gurun dijumpai pula tumbuhan menahun
berdaun seperti duri contohnya kaktus, atau tak berdaun dan memiliki akar
panjang serta mempunyai jaringan untuk menyimpan air. Hewan yang hidup di gurun
antara lain rodentia, semut, ular, kadal, katak, kalajengking, dan beberapa
hewan nokturnal lain
Gambar Ekosistem gurun
·
Ekosistem Hutan Hujan Tropis
Hutan hujan
tropis terdapat di daerah tropik dan subtropik. Ciri-cirinya adalah curah hujan
200-225 cm per tahun. Spesies pepohonan relatif banyak, jenisnya berbeda antara
satu dengan yang lainnya tergantung letak geografisnya. Tinggi pohon utama
antara 20-40 m, cabang-cabang pohon tinggi dan berdaun lebat hingga membentuk
tudung (kanopi). Dalam hutan basah terjadi perubahan iklim mikro, yaitu iklim
yang langsung terdapat di sekitar organisme. Daerah tudung cukup mendapat sinar
matahari, variasi suhu dan kelembapan tinggi, suhu sepanjang hari sekitar 25
°C.Dalam hutan hujan tropis sering terdapat tumbuhan khas, yaitu liana (rotan)
dan anggrek sebagai epifit. Hewannya antara lain, kera, burung, badak, babi
hutan, harimau, dan burung hantu.
Gambar Ekosistem hutan
hujan tropis
·
Ekosistem Padang Rumput
Padang rumput
terdapat di daerah yang terbentang dari daerah tropik ke subtropik. Ciri-ciri
padang rumput adalah curah hujan kurang lebih 25-30 cm per tahun, hujan turun
tidak teratur, porositas (peresapan air) tinggi, dan drainase (aliran air)
cepat.Tumbuhan yang ada terdiri atas tumbuhan ternak (herbs) dan rumput yang
keduanya tergantung pada kelembapan. Hewannya antara lain: bison, zebra, singa,
anjing liar, serigala, gajah, jerapah, kangguru, serangga, tikus dan ular.
Gambar
Ekosistem Padang Rumput
Ekosistem yang ada disekitar saya :
Piramida makanan
Soal 2:
Apa yang
dimaksud dengan nilai lingkungan? Lengkapin dengan mengkuantifikasi nilai
lingkungan.
a.
Nilai adalah sesuatu yang
penting, baik dan berharga. Dalam nilai terkandung sesuatu yang ideal, harapan
yang dicita-citakan untuk kebajikan. Menilai berarti menimbang, suatu kegiatan
menghubungkan sesuatu dengan yang lain dan kemudian mengambil keputusan. Sesuatu
dianggap punya nilai jika sesuatu itu dianggap penting, baik dan berharga bagi
kehidupan umat manusia. Baik ditinjau dari segi religius, politik, hukum,
moral, etika, estetika, ekonomi, lingkungan dan sosial budaya. (Fauzi, 2004).
Konsep nilai didefinisikan
sebagai tingkat kepuasan (utilitas) yang diperoleh seorang konsumen dari
kegiatan mengkonsumsi suatu barang dan jasa. Menurut Fauzi (2004) pengertian
nilai atau value khususnya yang menyangkut dengan barang dan jasa yang
dihasilkan oleh sumberdaya alam dan lingkungan memang bisa berbeda jika
dipandang dari berbagai disiplin ilmu.
Istilah lingkungan, sebagai ungkapan
singkat dari lingkungan hidup merupakan istilah asing environment (Inggeris). Ilmu yang mengkaji tentang
lingkungan hidup ini disebut ekologi. Jadi ilmu lingkungan hidup adalah ilmu
yang mempelajari tentang kenyataan lingkungan hidup, dan bagaimana mengelolanya
untuk menjaga kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta
makhluk hidup lainnya.
Nilai
lingkungan artinya ada kandungan yang terdapat dalam lingkungan. Lingkungan
yang mempunyai nilai positif, berharga dan dipentingkan dengan sebaik-baiknya,
dimana artinya yang berkarakter dan mendukung terciptanya perwujudan
nilai-nilai lingkungan dalam menunjang kehidupan, sepeti karakter cinta pada
Sang Maha Pencipta dan segenap ciptaan-Nya. Begitupun sebaliknya. Jadi nilai
lingkungan yang berharga tersebut sangatlah penting bagi perkembangan semua
makhluk untuk bertahan hidup dan untuk beribadah pada Sang Pencipta, juga nilai
lingkungan harus mencakup kemandirian dan tanggung jawab, kejujuran dan amanah,
diplomatis, hormat dan santun, dermawan, suka tolong-menolong, gotong royong
dan kerjasama dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.
b.
Cara Mengkuantifikasi Nilai Lingkungan
·
Dengan meyakini bahwa semua cara kita memelihara nilai lingkungan akan berguna bagi
kelangsungan hidup yang lebih baik dimasa mendatang.
·
Setiap kebaikan yang kita lakukan untuk
lingkungan akan sangat bermanfaat bagi kelestarian lingkungan dimasa depan,
sekecil apapun itu.
Soal 3:
Jelaskan jenis-jenis
etika lingkungan yang anda ketahui.Jelaskan bagaimana strategi penerapan etika
lingkungan itu!
Jawab:
a. Jenis-jenis etika
lingkungan
Etika merupakan ilmu yang
mempelajari manusia-manusia agar melakukan moral-moral yang baik di dalam
kehidupan sehari-hari. Etika adalah pemikiran atau cara berfikir yang
sistematis dan metodis tentang moralitas, nilai-nilai yang terkandung dalam
perbuatannya. Selain itu, etika juga menjelaskan cara pandang manusia atau
sekelompok masyarakat untuk mempertimbangkan perbuatan manusia, sebagai
pegangan nilai yang sifatnya universal ataupun umum.
Pengertian Etika (Etimologi), berasal
dari bahasa Yunani adalah “Ethos”, yang berarti watak kesusilaan atau adat
kebiasaan (custom). Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan moral yang
merupakan istilah dari bahasa Latin, yaitu “Mos” dan dalam bentuk jamaknya
“Mores”, yang berarti juga adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan
melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan menghindari hal-hal tindakan
yang buruk.
Lingkungan
adalah segala sesuatu yang berada disekitar kita baik benda mati maupun benda
hidup. Sedangkan lingkungan hidup adalah suatu wadah atau tampat dimana
didalamnya terdapat segala mahlik hidup maupum benda mati yang membangun
hubungan saling terkait termasuk perilaku manusia.
Jadi, etika
lingkungan merupakan kebijaksanaan moral manusia dalam bergaul dengan
lingkungannya.etika lingkungan diperlukan agar setiap kegiatan yang menyangkut
lingkungan dipertimbangkan secara cermat sehingga keseimbangan lingkungan tetap
terjaga.
Adapun hal-hal yang
harus diperhatikan sehubungan dengan penerapan etika lingkungan sebagai
berikut:
a.
Manusia merupakan bagian dari lingkungan yang tidak terpisahkan sehngga perlu menyayangi semua kehidupan dan
lingkungannya selain dirinya sendiri.
b. Manusia
sebagai bagian dari lingkungan, hendaknya selalu berupaya untuk
menjaga terhadap
pelestarian , keseimbangan dan keindahan alam.
c.
Kebijaksanaan penggunaan sumber daya alam yang terbatas termasuk bahan energi.
d Lingkungan disediakan bukan untuk
manusia saja, melainkan juga untuk makhluk hidup yang lain.
b. Strategi penerapan
etika lingkungan
· Membuat aturan etika
lingkungan dalam berbagai aktivitas lingkungan sekitar
· Peran dan fingsi
individu, pemerintah, dan organisasi dalam menerapkan etika lingkungan
· Membiasakan diri
dalam melaksanakan aturan etika lingkungan
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan manusia yang
berkaitan dengan etika lingkungan :
1.
Konservasi : menjaga/membatasi sumber daya alam
Maksudnya, manusia harus menghilangkan pandangan bahwa bumi merupakan SDA yang tidak terbatas sehingga
manusia dapat menggunakan seenaknya
2. Meyakini bahwa manusia merupakan bagian dari
alam, dengan cara :
a.
tidak mengeksploitasi SDA secara berlebihan
b.
tidak merusak alam sekitar
c. memperbaiki kerusakan SDA akibat
eksploitasi berlebihan
d.
eksploitasi mengakibatkan penurunan daya dukung lingkungan
3.
Mendukung dan menjamin bahwa lingkungan dapat meneruskan fungsinya untuk
kelangsungan hidup semua makhluk dengan menghormati alam
4.
Mengelola system lingkungan dengan menggunakan ilmu dan teknologi yang
ramah lingkungan peran dan fungsi individu, pemerintah, dan organisasi dalam
menerapkan etika lingkungan
Menurut UU no 23
tahun 1997 peran dan fungsi pemerintah dalam pengelolaan lingkungan hidup :
a. Bertanggung jawab saat
mengambil keputusan dalam pengelolaan lingkungan hidup
b. Meningkatkan hak dan tanggung
jawab masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup
c. Mengembankan
kebijakan nasional pengelolaan lingkungan hidup
d. Menyebarluaskan
informasi lingkungan hidup kepada masyarakat
e. Memberi penghargaan bagi orang
yang berjasa dalam pengelolaan lingkungan hidup dan member hukuman bagi yang
melakukan pelanggaran
a. Memberikan
pendidikan lingkungan hidup kepada masyarakat.
b. Meneliti masalah lingkungan
hidup dan hasilnya disebarluaskan kepada masyarakat.
c. Mengontrol pemerintah dalam
pelaksanaan UU pengelolaan lingkungan hidup
d. Berperan aktif sebagai mitra
regulator dalam memberikan informasi mengenai lingkungan hidup kepada
masyarakat
e. Membantu menyelesaikan masalah
lingkungan hidup dalam masyarakat.
a. Mematuhi kebijakan
pemerintah dalam pengelolaan lingkungan hidup
b Tidak
mengeksploitasi alam secara berlebihan
c.
Saling mengingatkan apabila ada yang melakukan kegiatan yang merusak
lingkungan.
d.Menyayangi
binatang dan tumbuhan sehingga terhindar dari kepunahan.
a. menanam dan
memelihara tanaman di pekarangan rumah
b. membiasakan diri membuang
sampah pada tempatnya
c.
memberikan tanggung jawab pada tiap anggota keluarga untuk membersihkan rumah
secara rutin
a. Pembahasan
atau mengenai lingkungan hidup
b. Pengelolaan
sampah
c. Penanaman
pohon
a. Membuang sampah pada tempat
pembuangan sampah akhir secara berkala
b. Memisahkan
sampah organic dan anorganik
c. Melakukan
gotong royong secara berkala
d. Mendaur
ulang sampah yang dapat diperbarui
Untuk pelaksanaannya,
berikut terdapat beberapa prinsip yang dapat menjadi pegangan dan tuntunan bagi
perilaku manusia dalam berhadapan dengan alam.
1.
Sikap Hormat terhadap Alam (Respect For Nature).
Hormat
terhadap alam merupakan prinsip dasar bagi manusia sebagai bagian dari alam
semesta seluruhnya. Setiap anggota komunitas ekologis, termasuk manusia,
berkewajiban menghargai dan menghormati setiap kehidupan dan spesies serta
menjaga keterkaitan dan kesatuan komunitas ekologis.
2.
Prinsip Tanggung Jawab (Moral Responsibility For
Nature). Manusia
mempunyai tanggung jawab terhadap alam semesta (isi, kesatuan, keberadaan dan
kelestariannya).
3.
Solidaritas Kosmis (Cosmic Solidarity). Prinsip solidaritas
muncul dari kenyataan bahwa manusia adalah bagian yang menyatu dari alam
semesta dimana manusia sebagai makhluk hidup memiliki perasaan sepenanggungan
dengan alam dan dengan sesama makhluk hidup lain.
4.
Prinsip Kasih Sayang dan Kepedulian terhadap Alam
(Caring For Nature). Manusia digugah untuk mencintai, menyayangi, dan
melestarikan alam semesta dan seluruh isinya, tanpa diskriminasi dan tanpa
dominasi yang muncul dari kenyataan bahwa sebagai sesama anggota komunitas
ekologis, semua makhluk hidup mempunyai hak untuk dilindungi, dipelihara, tidak
disakiti, dan dirawat.
Soal 4:
Jelaskan mengapa
menggunakan blogspot ini merupakan bukti bahwa kita mendukung perwujudan
kebijakan pemerintah dalam e-government disatu sisi dan mengekspersikan etika
kita terhadap lingkungan.Lengkapi dengan argument ilmiah?
Jawab:
Blogspot adalah salah satu blog gratisan yang dimiliki oleh PyraLab, dan pada akhir tahun 2002
Blogger.com diakuisisi oleh Google. Itu adalah sekilas kecil dari sejarah
Blogspot, hingga akhirnya sekarang Blogspot banyak sekali dimanfaatkan sebagai
tempat menuangkan fikiran ataupun informasi, baik secara personal maupun
kelompok. Yang jadi pertanyaan adalah, bagusnya pakai blog gratisan apa ya?
Nah, berhubung banyak sekali tempat yang menyediakan blog gratisan, baik dari
dalam negeri ataupun luar negeri, tapi saya akan membahas yang sangat umum
saja. Yaitu Blogspot dari Blogger.com
Karena
blogspot merupakan media informasi melalui tehnologi yang dapat memberikan kemudahan dalampengembangan ilimu pengetahuan
dan mendukung program pemerintah dalam mengekspresikan etika terhadap
lingkungan.Melalui blogspot ini tulisan artikel yang dapat kita publikasikan
melalui media internet.sehinggga
kita tidak harus mencetak tulisan
tersebut dalam bentuk kertas atau buku.Karena semakin banyak buku yang
dicetak maka akan semakin banyak sampah yang akan mempengaruhi etika lingkungan
sekitar kita.
Soal
5:
Mengapa jejak
ekologis itu merupakan gambaran apakah seseorang itu menyumbang terhadap
kerusakan lingkungan atau tidak?
Jawab:
Ecological
footprint (Jejak Ekologis), merupakan suatu sistem yang mampu mengukur seberapa
banyak tanah dan air yang diperlukan populasi manusia untuk menghasilkan sumber
yang mereka habiskan dan menyerap limbah yang dihasilkannya. Jejak ekologi tak
pernah lagi menjadi sebuah acuan negara dalam proses pembangunan dengan melihat
neraca aset-aset alam (ekologi). Di wilayah perairan (danau, sungai dan
lautan), semakin meningkatnya limbah-limbah industri telah memicu semakin
berkurangnya ikan dan biota perairan lainnya yang selama ini menunjang
kehidupan manusia.
Bumi memiliki tingkat keterbatasan sumber
daya berkaitan dengan jejak ekologi yang merupakan jumlah lahan yang
dibutuhkan untuk mendukung kebiasaan konsumsi atau dengan kata lain, berapa
banyak dari bumi sumber daya yang digunakan untuk mendukung gaya hidup.
Isu jejak ekologi telah diketahui selama bertahun-tahun. Tapi dengan penduduk
dunia terus meningkat dan sumber daya di dunia terus berkurang, masalah ini
sekarang menjadi salah satu masalah kritis.
Dengan menghitung Jejak Ekologis, kita bisa melihat apakah kita menyumbang atau
tidak terhadap kerusakan lingkungan dan melihat tingkat kemakmuran penduduk di
suatu wilayah. Semakin besar Jejak Ekologis-nya, bisa dikatakan penduduk di
wilayah itu semakin makmur. Kemudian, dengan membandingkan Jejak Ekologis
dengan Biokapasitas, kita bisa melihat apakah suatu wilayah mengalami defisit
ekologis atau yang diistilahkan dengan “overshoot.” Sederhananya, overshoot
terjadi ketika nilai Jejak Ekologis melampaui Biokapasitas. Jika suatu wilayah
mengalami overshoot, bagaimana penduduknya tetap bisa hidup dengan nilai
Jejak Ekologis yang tinggi. materi dan energi yang kita konsumsi tidak hanya
didapat dari wilayah yang kita tinggali. Bisa jadi kita hidup dengan disokong
oleh Biokapasitas wilayah lain yang sumberdayanya diambil kemudian disajikan
dihadapan kita. Dengan mengetahui ini maka kita akan ditarik ke dalam dimensi
lain dari konsep Jejak Ekologis, yaitu konsep pemerataan kesejahteraan.
Terbayangkah ketika jejak ekologis kita besar, maka yang “mengijinkan” kita
memiliki gaya hidup seperti saat ini adalah anak-anak kecil yang kelaparan di
Afrika sana. Hal ini merupakan ulah dan tingkah laku dari seseorang
atau manusia itu sendiri yang mampu merugikan kehidupan di lingkungan
bersama.
Soal
6:
Sudahkah
anda membuat dan mengelola dengan baik? Nilai anda juga sangat ditentukan
dengan pengelolaan blogspot anda?
Jawab:
Saya sudah membuat
blogspot dan mengelolah blogspot walaupun belum cukup baik, saya juga berterima
kasih kepada prof.suppli yang telah membimbing pembuatan blog , sehingga saya
akan mengelola blog agar dapat lebih baik yang diinginkan kita semua.
















Tidak ada komentar:
Posting Komentar