Jumat, 12 April 2013

Etika Dan Nilai Lingkungan


                                                                                       



 




Soal 1:
Jelaskan apa yang dimaksud dgn ekositem? Rincikan ekosistem apa saja yang ada dibumi dan disekitar anda…lengkapi dgn gambar!

Jawab:
a.   Pengertian ekosistem pertama kali dikemukakan oleh seorang ahli ekologi berkebangsaan Inggris bernama A.G. Tansley pada tahun 1935, walaupun konsep itu bukan merupakan konsep yang baru. Sebelum akhir tahun 1800-an, pernyataan-pernyataan resmi tentang istilah dan konsep yang berkaitan dengan ekosistem mulai terbit cukup menarik dalam literatur-literatur ekologi di Amerika, Eropa, dan Rusia (Odum, 1993).

Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik tak terpisahkan antara mahluk hidup dengan lingkungannya. Ekosistem bisa dikatakan juga suatu tatanan kesatuan secara utuh dan menyeluruh antara segenap unsur lingkungan hidup yang saling mempengaruhi.

Ekosistem adalah tatanan dari satuan unsur-unsur lingkungan hidup dan kehidupan (biotik maupun abiotik) secara utuh dan menyeluruh, yang saling mempengaruhi dan saling tergantung satu dengan yang lainnya. Ekosistem mengandung keanekaragaman jenis dalam suatu komunitas dengan lingkungannya yang berfungsi sebagai suatu satuan interaksi kehidupan dalam alam (Dephut, 1997).

Ekosistem, yaitu tatanan kesatuan secara kompleks di dalamnya terdapat habitat, tumbuhan, dan binatang yang dipertimbangkan sebagai unit kesatuan secara utuh, sehingga semuanya akan menjadi bagian mata rantai siklus materi dan aliran energi (Woodbury, 1954 dalam Setiadi, 1983).




b.   Ekosistem yang ada dibumi :
·         Ekosistem Gurun
Gurun terdapat di daerah tropik yang berbatasan dengan padang rumput. Ciri-ciri ekosistem gurun adalah gersang dan curah hujan rendah (25 cm/tahun). Perbedaan suhu antara siang dan malam sangat besar. Tumbuhan semusim yang digurun berukuran nan berukuran kecil. Selain itu, di gurun dijumpai pula tumbuhan menahun berdaun seperti duri contohnya kaktus, atau tak berdaun dan memiliki akar panjang serta mempunyai jaringan untuk menyimpan air. Hewan yang hidup di gurun antara lain rodentia, semut, ular, kadal, katak, kalajengking, dan beberapa hewan nokturnal lain



 Gambar Ekosistem gurun


·         Ekosistem Hutan Hujan Tropis

Hutan hujan tropis terdapat di daerah tropik dan subtropik. Ciri-cirinya adalah curah hujan 200-225 cm per tahun. Spesies pepohonan relatif banyak, jenisnya berbeda antara satu dengan yang lainnya tergantung letak geografisnya. Tinggi pohon utama antara 20-40 m, cabang-cabang pohon tinggi dan berdaun lebat hingga membentuk tudung (kanopi). Dalam hutan basah terjadi perubahan iklim mikro, yaitu iklim yang langsung terdapat di sekitar organisme. Daerah tudung cukup mendapat sinar matahari, variasi suhu dan kelembapan tinggi, suhu sepanjang hari sekitar 25 °C.Dalam hutan hujan tropis sering terdapat tumbuhan khas, yaitu liana (rotan) dan anggrek sebagai epifit. Hewannya antara lain, kera, burung, badak, babi hutan, harimau, dan burung hantu.





Gambar Ekosistem hutan hujan tropis


·         Ekosistem Padang Rumput

Padang rumput terdapat di daerah yang terbentang dari daerah tropik ke subtropik. Ciri-ciri padang rumput adalah curah hujan kurang lebih 25-30 cm per tahun, hujan turun tidak teratur, porositas (peresapan air) tinggi, dan drainase (aliran air) cepat.Tumbuhan yang ada terdiri atas tumbuhan ternak (herbs) dan rumput yang keduanya tergantung pada kelembapan. Hewannya antara lain: bison, zebra, singa, anjing liar, serigala, gajah, jerapah, kangguru, serangga, tikus dan ular.



Gambar Ekosistem Padang Rumput

Ekosistem yang ada disekitar saya :

Ekosistem Alami


                                Ekosistem Serangga

Ekosistem Katak
Ekosistem Burung

                                                           






        

                                               Piramida makanan

Soal 2:
Apa yang dimaksud dengan nilai lingkungan? Lengkapin dengan mengkuantifikasi nilai lingkungan.

Jawab:
                               
a.   Nilai adalah sesuatu yang penting, baik dan berharga. Dalam nilai terkandung sesuatu yang ideal, harapan yang dicita-citakan untuk kebajikan. Menilai berarti menimbang, suatu kegiatan menghubungkan sesuatu dengan yang lain dan kemudian mengambil keputusan. Sesuatu dianggap punya nilai jika sesuatu itu dianggap penting, baik dan berharga bagi kehidupan umat manusia. Baik ditinjau dari segi religius, politik, hukum, moral, etika, estetika, ekonomi, lingkungan dan sosial budaya. (Fauzi, 2004).
Konsep nilai didefinisikan sebagai tingkat kepuasan (utilitas) yang diperoleh seorang konsumen dari kegiatan mengkonsumsi suatu barang dan jasa. Menurut Fauzi (2004) pengertian nilai atau value khususnya yang menyangkut dengan barang dan jasa yang dihasilkan oleh sumberdaya alam dan lingkungan memang bisa berbeda jika dipandang dari berbagai disiplin ilmu.
    Istilah lingkungan, sebagai ungkapan singkat dari lingkungan hidup merupakan istilah asing environment  (Inggeris). Ilmu yang mengkaji tentang lingkungan hidup ini disebut ekologi. Jadi ilmu lingkungan hidup adalah ilmu yang mempelajari tentang kenyataan lingkungan hidup, dan bagaimana mengelolanya untuk menjaga kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lainnya.
      Nilai lingkungan artinya ada kandungan yang terdapat dalam lingkungan. Lingkungan yang mempunyai nilai positif, berharga dan dipentingkan dengan sebaik-baiknya, dimana artinya yang berkarakter dan mendukung terciptanya perwujudan nilai-nilai lingkungan dalam menunjang kehidupan, sepeti karakter cinta pada Sang Maha Pencipta dan segenap ciptaan-Nya. Begitupun sebaliknya. Jadi nilai lingkungan yang berharga tersebut sangatlah penting bagi perkembangan semua makhluk untuk bertahan hidup dan untuk beribadah pada Sang Pencipta, juga nilai lingkungan harus mencakup kemandirian dan tanggung jawab, kejujuran dan amanah, diplomatis, hormat dan santun, dermawan, suka tolong-menolong, gotong royong dan kerjasama dalam menjaga dan melestarikan lingkungan.

b. Cara Mengkuantifikasi Nilai Lingkungan
·         Dengan meyakini bahwa semua cara kita memelihara nilai lingkungan akan berguna bagi kelangsungan hidup yang lebih baik dimasa mendatang.  
·         Setiap kebaikan yang kita lakukan untuk lingkungan akan sangat bermanfaat bagi kelestarian lingkungan dimasa depan, sekecil apapun itu.

Soal 3:
Jelaskan jenis-jenis etika lingkungan yang anda ketahui.Jelaskan bagaimana strategi penerapan etika lingkungan itu!

Jawab:
a. Jenis-jenis etika lingkungan
Etika merupakan ilmu yang mempelajari manusia-manusia agar melakukan moral-moral yang baik di dalam kehidupan sehari-hari. Etika adalah pemikiran atau cara berfikir yang sistematis dan metodis tentang moralitas, nilai-nilai yang terkandung dalam perbuatannya. Selain itu, etika juga menjelaskan cara pandang manusia atau sekelompok masyarakat untuk mempertimbangkan perbuatan manusia, sebagai pegangan nilai yang sifatnya universal ataupun umum.
Pengertian Etika (Etimologi), berasal dari bahasa Yunani adalah “Ethos”, yang berarti watak kesusilaan atau adat kebiasaan (custom). Etika biasanya berkaitan erat dengan perkataan moral yang merupakan istilah dari bahasa Latin, yaitu “Mos” dan dalam bentuk jamaknya “Mores”, yang berarti juga adat kebiasaan atau cara hidup seseorang dengan melakukan perbuatan yang baik (kesusilaan), dan menghindari hal-hal tindakan yang buruk.
Lingkungan adalah segala sesuatu yang berada disekitar kita baik benda mati maupun benda hidup. Sedangkan lingkungan hidup adalah suatu wadah atau tampat dimana didalamnya terdapat segala mahlik hidup maupum benda mati yang membangun hubungan saling terkait termasuk perilaku manusia.
Jadi, etika lingkungan merupakan kebijaksanaan moral manusia dalam bergaul dengan lingkungannya.etika lingkungan diperlukan agar setiap kegiatan yang menyangkut lingkungan dipertimbangkan secara cermat sehingga keseimbangan lingkungan tetap terjaga.

Adapun hal-hal yang harus diperhatikan sehubungan dengan penerapan etika lingkungan sebagai berikut:
a. Manusia merupakan bagian dari lingkungan yang tidak terpisahkan sehngga   perlu menyayangi semua kehidupan dan lingkungannya selain dirinya sendiri.
b. Manusia sebagai bagian dari lingkungan, hendaknya selalu berupaya untuk
menjaga terhadap pelestarian , keseimbangan dan keindahan alam.
c. Kebijaksanaan penggunaan sumber daya alam yang terbatas termasuk bahan energi.
d Lingkungan disediakan bukan untuk manusia saja, melainkan juga untuk makhluk hidup yang lain.

b. Strategi penerapan etika lingkungan
·      Membuat aturan etika lingkungan dalam berbagai aktivitas lingkungan sekitar
·      Peran dan fingsi individu, pemerintah, dan organisasi dalam menerapkan etika lingkungan
·      Membiasakan diri dalam melaksanakan aturan etika lingkungan

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan manusia yang berkaitan dengan etika lingkungan :
1.   Konservasi : menjaga/membatasi sumber daya alam
     Maksudnya, manusia harus menghilangkan pandangan bahwa bumi  merupakan SDA yang tidak terbatas sehingga manusia dapat menggunakan seenaknya
2.   Meyakini bahwa manusia merupakan bagian dari alam, dengan cara :
a. tidak mengeksploitasi SDA secara berlebihan
b. tidak merusak alam sekitar
c. memperbaiki kerusakan SDA akibat eksploitasi berlebihan
d. eksploitasi mengakibatkan penurunan daya dukung lingkungan
3.  Mendukung dan menjamin bahwa lingkungan dapat meneruskan fungsinya untuk kelangsungan hidup semua makhluk dengan menghormati alam
4.   Mengelola system lingkungan dengan menggunakan ilmu dan teknologi yang ramah lingkungan peran dan fungsi individu, pemerintah, dan organisasi dalam menerapkan etika lingkungan

*    Pemerintah
Menurut UU no 23 tahun 1997 peran dan fungsi pemerintah dalam pengelolaan lingkungan hidup :
a. Bertanggung jawab saat mengambil keputusan dalam pengelolaan lingkungan hidup
b. Meningkatkan hak dan tanggung jawab masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup
c. Mengembankan kebijakan nasional pengelolaan lingkungan hidup
d. Menyebarluaskan informasi lingkungan hidup kepada masyarakat
e. Memberi penghargaan bagi orang yang berjasa dalam pengelolaan lingkungan hidup dan member hukuman bagi yang melakukan pelanggaran 
 
*    Organisasi
a.  Memberikan pendidikan lingkungan hidup kepada masyarakat.
b. Meneliti masalah lingkungan hidup dan hasilnya disebarluaskan kepada masyarakat.
c. Mengontrol pemerintah dalam pelaksanaan UU pengelolaan lingkungan hidup
d. Berperan aktif sebagai mitra regulator dalam memberikan informasi mengenai lingkungan hidup kepada masyarakat
e. Membantu menyelesaikan masalah lingkungan hidup dalam masyarakat.

*    Individu
a. Mematuhi kebijakan pemerintah dalam pengelolaan lingkungan hidup
b Tidak mengeksploitasi alam secara berlebihan
c. Saling mengingatkan apabila ada yang melakukan kegiatan yang merusak 
   lingkungan.
d.Menyayangi binatang dan tumbuhan sehingga terhindar dari kepunahan.

*    Pada lingkungan keluarga
a. menanam dan memelihara tanaman di pekarangan rumah
b. membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya
c. memberikan tanggung jawab pada tiap anggota keluarga untuk membersihkan rumah secara rutin
*    Lingkungan sekolah
a. Pembahasan atau mengenai lingkungan hidup
b. Pengelolaan sampah
c. Penanaman pohon

*    Lingkungan masyarakat
a. Membuang sampah pada tempat pembuangan sampah akhir secara berkala
b. Memisahkan sampah organic dan anorganik
c. Melakukan gotong royong secara berkala
d. Mendaur ulang sampah yang dapat diperbarui


Untuk pelaksanaannya, berikut terdapat beberapa prinsip yang dapat menjadi pegangan dan tuntunan bagi perilaku manusia dalam berhadapan dengan alam.
1.             Sikap Hormat terhadap Alam (Respect For Nature). Hormat terhadap alam merupakan prinsip dasar bagi manusia sebagai bagian dari alam semesta seluruhnya. Setiap anggota komunitas ekologis, termasuk manusia, berkewajiban menghargai dan menghormati setiap kehidupan dan spesies serta menjaga keterkaitan dan kesatuan komunitas ekologis.
2.            Prinsip Tanggung Jawab (Moral Responsibility For Nature). Manusia mempunyai tanggung jawab terhadap alam semesta (isi, kesatuan, keberadaan dan kelestariannya).
3.            Solidaritas Kosmis (Cosmic Solidarity). Prinsip solidaritas muncul dari kenyataan bahwa manusia adalah bagian yang menyatu dari alam semesta dimana manusia sebagai makhluk hidup memiliki perasaan sepenanggungan dengan alam dan dengan sesama makhluk hidup lain.
4.            Prinsip Kasih Sayang dan Kepedulian terhadap Alam (Caring For Nature). Manusia digugah untuk mencintai, menyayangi, dan melestarikan alam semesta dan seluruh isinya, tanpa diskriminasi dan tanpa dominasi yang muncul dari kenyataan bahwa sebagai sesama anggota komunitas ekologis, semua makhluk hidup mempunyai hak untuk dilindungi, dipelihara, tidak disakiti, dan dirawat.



Soal 4:
Jelaskan mengapa menggunakan blogspot ini merupakan bukti bahwa kita mendukung perwujudan kebijakan pemerintah dalam e-government disatu sisi dan mengekspersikan  etika  kita terhadap lingkungan.Lengkapi dengan argument ilmiah?


Jawab:

                                  
    




Blogspot adalah salah satu blog gratisan yang dimiliki oleh PyraLab, dan pada akhir tahun 2002 Blogger.com diakuisisi oleh Google. Itu adalah sekilas kecil dari sejarah Blogspot, hingga akhirnya sekarang Blogspot banyak sekali dimanfaatkan sebagai tempat menuangkan fikiran ataupun informasi, baik secara personal maupun kelompok. Yang jadi pertanyaan adalah, bagusnya pakai blog gratisan apa ya? Nah, berhubung banyak sekali tempat yang menyediakan blog gratisan, baik dari dalam negeri ataupun luar negeri, tapi saya akan membahas yang sangat umum saja. Yaitu Blogspot dari Blogger.com
Karena blogspot merupakan media informasi melalui tehnologi yang dapat memberikan  kemudahan dalampengembangan ilimu pengetahuan dan mendukung program pemerintah dalam mengekspresikan etika terhadap lingkungan.Melalui blogspot ini tulisan artikel yang dapat kita publikasikan melalui media internet.sehinggga  kita  tidak  harus mencetak  tulisan  tersebut dalam bentuk kertas atau buku.Karena semakin banyak buku yang dicetak maka akan semakin banyak sampah yang akan mempengaruhi etika lingkungan sekitar kita.

Soal 5:
Mengapa jejak ekologis itu merupakan gambaran apakah seseorang itu menyumbang terhadap kerusakan lingkungan atau tidak?

Jawab:
Ecological footprint (Jejak Ekologis), merupakan suatu sistem yang mampu mengukur seberapa banyak tanah dan air yang diperlukan populasi manusia untuk menghasilkan sumber yang mereka habiskan dan menyerap limbah yang dihasilkannya. Jejak ekologi tak pernah lagi menjadi sebuah acuan negara dalam proses pembangunan dengan melihat neraca aset-aset alam (ekologi). Di wilayah perairan (danau, sungai dan lautan), semakin meningkatnya limbah-limbah industri telah memicu semakin berkurangnya ikan dan biota perairan lainnya yang selama ini menunjang kehidupan manusia. 
      Bumi memiliki tingkat keterbatasan sumber daya berkaitan dengan  jejak ekologi yang merupakan jumlah lahan yang dibutuhkan untuk mendukung kebiasaan konsumsi atau dengan kata lain, berapa banyak dari bumi sumber daya yang  digunakan untuk mendukung gaya hidup. Isu jejak ekologi telah diketahui selama bertahun-tahun. Tapi dengan penduduk dunia terus meningkat dan sumber daya di dunia terus berkurang, masalah ini sekarang menjadi salah satu masalah kritis.
   Dengan menghitung Jejak Ekologis, kita bisa melihat apakah kita menyumbang atau tidak terhadap kerusakan lingkungan dan melihat tingkat kemakmuran penduduk di suatu wilayah. Semakin besar Jejak Ekologis-nya, bisa dikatakan penduduk di wilayah itu semakin makmur. Kemudian, dengan membandingkan Jejak Ekologis dengan Biokapasitas, kita bisa melihat apakah suatu wilayah mengalami defisit ekologis atau yang diistilahkan dengan “overshoot.” Sederhananya, overshoot terjadi ketika nilai Jejak Ekologis melampaui Biokapasitas. Jika suatu wilayah mengalami overshoot, bagaimana penduduknya tetap bisa hidup dengan nilai Jejak Ekologis yang tinggi. materi dan energi yang kita konsumsi tidak hanya didapat dari wilayah yang kita tinggali. Bisa jadi kita hidup dengan disokong oleh Biokapasitas wilayah lain yang sumberdayanya diambil kemudian disajikan dihadapan kita. Dengan mengetahui ini maka kita akan ditarik ke dalam dimensi lain dari konsep Jejak Ekologis, yaitu konsep pemerataan kesejahteraan. Terbayangkah ketika jejak ekologis kita besar, maka yang “mengijinkan” kita memiliki gaya hidup seperti saat ini adalah anak-anak kecil yang kelaparan di Afrika sana. Hal ini merupakan ulah dan tingkah laku dari seseorang atau manusia itu sendiri yang mampu merugikan kehidupan di lingkungan bersama.
Soal 6:
Sudahkah anda membuat dan mengelola dengan baik? Nilai anda juga sangat ditentukan dengan pengelolaan blogspot anda?

Jawab:
     Saya sudah membuat blogspot dan mengelolah blogspot walaupun belum cukup baik, saya juga berterima kasih kepada prof.suppli yang telah membimbing pembuatan blog , sehingga saya akan mengelola blog agar dapat lebih baik yang diinginkan kita semua.